Bangsa Sumringah Damai Makmur

1.   PengertianKeluarga

Keluarga artinya unit terkecil pada, rakyat yang terdiri bersama kepalakeluarga bersama sekitar pribadi yg terkumpul dan tinggal di suatu ruang pada bawahsuatu langit-langit batin (hati) cuaca saling ketergantungan.

Keluarga asal daribahasa Sansekerta”kulawarga”. Kata kula berarti “ras” beserta kastayang berarti “komponen”. Keluarga ialah daerah di mana terdapatbeberapa perseorangan yang sedang memiliki sangkutan pembawaan.

Keluarga seperti bagian dermawan terdiri pada, sejumlah perseorangan, memiliki hubunganantar individu, diperoleh kelompok, darma, beban pada antara individutersebut.

Definisikeluarga dikemukakan sang beberapa pakar gelar :

Keluarga yakni sebuah jurusan yang terdiri mulai kembar sendiri alias lebihyang masing-masing mempunyai hubungan relasi yang terdiri sejak ayahanda, mak,saudara muda, kakanda, kakek dan nenek.

Keluarga ialah sebuah susunan pemurah lalu sebuah kumpulan beberapakomponen yg saling berinteraksi satu serupa lain.

Keluarga yakni sebagaimana sebuah kesatuan yang multipel dengan atributyang dimiliki tetapi terdiri bermula sebanyak komponen yang masing-masingmempunyai definisi begitu juga komponen individu.

Keluarga ialah sekumpulan sendiri yg dihubungkan oleh ikatanperkawinan, mengambil, kejadian yg bertujuanmenaikkan danmempertahankan adat yg umum, menaikkan perkembangan awak, kalbu,emosional dan penderma pada, tiap bagian.

e.       Bailondan Maglaya

Keluarga merupakan gugusan dobel orang ataupun lebih pribadi yg bergabungkarena paduan pembawaan, perkawinan, atau mengangkat, bermukim batin (hati) satu kurungan tangga,saling berinteraksi satu menyerupai lainnya dalam perannya lagi menciptakan danmempertahankan suatu tradisi.

f.       Johnson’s(1992)

Keluarga adalah deretan dua sendiri ataupun lebih yg mempunyai hubungandarah yang menyerupai atau tak, yg terlibat berarti (maksud) denyut yang selanjutnya menerus,yg tinggal berisi satu kanopi, yang mempunyai rumpun emosional beserta mempunyaikewajiban renggangan satu badan lagi badan yg lainnya.

g.      Lancesterdan Stanhope (1992)

Dua atau lebih individu yg berasal dari bagian bangsa yang samaatau yg berbeda lalu saling menikutsertakan berisi kehidupan yang terusmenerus, umumnya bertempat tinggal batin (hati) satu rumah, memiliki ikatanemosional lagi adanya pemisahan tugas ganggang satu bersama yang lainnya.

h.      Jonasikand Green (1992)

Keluarga yakni sebuah susunan yg saling bergantung, yg mempunyai duasifat (kewargaan dalam keturunan lalu berinteraksi bersama anggota yanglainnya).

i.       Bentler Al (1989)

Keluarga artinya sebuah seksi pemurah yg antik yg mempunyaikebersamaan semacam baur bakat/kelompok dinasti, sentimental, memberikanperhatian/tuntunan, destinasi adaptasi keperluan dengan memberikan asuhan untukberkembang.

j.       National Center for Statistic (1990)

Keluarga merupakan sebuah divisi yg terdiri bermula rangkap sendiri alias lebihyang bekerjasama lalu kejadian, perkawinan, alias memungut lalu tinggal bersamadalam satu kurungan.

k.      Spradleydan Allender (1996)

Satu alias lebih perseorangan yang tinggal lagi, sehingga mempunyai ikatanemosional, dan membuatkan berisi hubungan dermawan, kiprah bersama tugas.

Keluarga artinya bagian terkecil berbobot wargayg terdiri dari suamiistri, ataupun suami jodoh lalu anaknya, atau ayah dengan anaknya, atau makdengananaknya.

m.    Salviciondan Celis (1998)

Didalam keluarga diperoleh kembar ataupun lebih berawal dua orang yg tergabungkarena hubungan talenta,hubungan perkawinan maupun pengangkatan, di hidupnya berbobot satu kurungan tangga,berinteraksi satu serupa lain bersama didalam perannya masing-masing bersama menciptakanserta mempertahankan suatu kultur.

n.      KiHajar Dewantara

Keluarga yaitu syirik satu dari “tri pusat asuhan”kecuali sekolah lagi masyarakat. Dari domain keluargalah mental seseorangbisa berganda dan apik.

o.      DepartemenKesehatan RI (1998)

Keluarga adalah bagian terkecil pada, wargayang terdiri bersama-sama kepalakeluarga beserta beberapa diri yang terkumpul bersama tinggal di suatu kamar pada bawahsuatu atap berarti (maksud) cuaca saling kecanduan.

Dari pengertian pada bersama-sama dapatdiambil konklusi maka keluarga ialah :

·        Unitterkecil bermula warga

·        Terdiriatas dua orang atau lebih

·        Adanyaikatan perkawinan maupun nikah darah

·        Hidupdalam satu kurungan tangga

·        Dibawah tuntunan seseorang kapita rumah tangga

·        Berinteraksidiantara sesama komponen keturunan

·        Setiapanggota keturunan mempunyai peran masing-masing

·        Diciptakan,mempertahankan suatu tamadun

Fungsi dinasti menurutBKKBN (1992):

a.       Fungsikeagamaan : mendatangkan lalu mengajak anak lagi komponen marga yang laindalam kesibukan berkepercayaan, lalu dinas jiwa bangsa untuk melibatkan maka adakekuatan lain yg mengurus aktivitas ini lagi ada hayat lain sehabis didunia ini.

b.      Fungsisosial kelaziman : memandu sosialisasi pada kanak-kanak, cipta tata tertib-norma tingkahlaku sesuai lalu tingkat perkembangan bocah, menyambung kuantitas-nilai budayakeluarga.

c.       Fungsicinta prihatin : menaruh iba cinta lalu rasa aman, menaruh perhatiandiantara komponen kerabat.

d.      Fungsimelindungi : membentengi anak bermula tindakan-ikhtiar yang tidak bagus, sehinggaanggota dinasti menganggap terlindung dan sadar damami.

e.       Fungsireproduksi : melanjutkan kerabat, melindungi lagi membesarkan kanak-kanak, memeliharadan mengasuh bagian keturunan.

f.       Fungsisosialisasi lagi tuntunan : mendidik anak sesuai lalu tingkatperkembangannya, menyekolahkan kanak-kanak, macam mana keluarga merencanakan anakmenjadi anggota masyarakat yg bagus.

g.      Fungsiekonomi : menelusuri asal usul-sumber penghasilan bagi menyempurnakan keinginan kerabat,pengaturan konsumsi rezeki bangsa untuk menyempurnakan kepentingan kerabat,celeng jatah melengkapi kepentingan marga pada zaman dating.

h.      Fungsipembinaan lingkungan.

2.   PengertianKeluarga Bahagia Sejahtera (KBS)

Keluarga Bahagia Sejahtera yakni keturunan yg dibentuk dari atasperkawinan yang legal, menemui memenuhi hajat beralamat kerohanian beserta material yanglayak, bertakwa pada TYME, memiliki sangkutan cocok, sebanding, dan seimbangantar bagian bersama menyampaikan keturunan bersama rakyat dan domain.

Bahagia adalah entitas yang ada pada luar insan, dan bersitatkondisional. Kebahagiaan bersifat benar-benar temporal. Jika dia meskipun hebat,dan sampai-sampai di situ ada kebahagiaan. Jika sedangkan turun, maka hilanglah kekompakan.Maka. dari renungan ini tidak ada kekompakan yg abadi dalam jiwamanusia. Kebahagiaan itu sifatnya sesaat, bergantung kondisi eksternal manusia.Inilah grafik kondisi kebatinan wargayang senantiasa berisi keadaanmencari dengan mengejar kenyamanan, tanpa merasa puas lalu hidup berbobot suatukeadaan.

Islam menyatakan maka “Kesejahteraan’ lalu “kekompakan”itu bukan merujuk kepada kepribadian badani lagi fisik manusia, tidak pada pribadi danbukan pula dalam iklim hayal (yang hanva memperoleh dinikmati batin (hati) arena fikiranbelaka).

Jadi, kedamaian yaitu syarat hati yg dipenuhi lalu itikad(iman) bersama berperilaku sesuai lalu keyakinannya itu.

Menurut Kantor Menteri Negara Kependudukan/BKKBN (1996), jenjang keluargasejahtera terdiri bermula:

Keluargayang belum berhasil melengkapi hajat dasarnya secara sedikit-dikitnya atau belumseluruhnya termakbul ibarat:spiritual, pangan, sandang, gawang, kesehatan danKB.

Keluargayang sudah memperoleh memenuhi hajat dasarnya secara sedikitnya, namun belum dapatmemenuhi keperluan sosial psikologisnya ibarat kebutuhan hendak pimpinan, KB,interaksi berarti (maksud) dinasti, hubungan lingkungan alamat, dantransportasi.

Keluargayang telah menemui menyempurnakan kebutuhan dasarnya dan keinginan penderma psikologisnyatetapi belum mampu melengkapi keperluan ekspansi, bagai kepentingan untuk menabungdan mampu pemberitahuan.

Keluargayang sudah pernah dapat melengkapi kepentingan aturan, pemurah serebral beserta peluasan,melainkan belum mampu menaruh hibah yg teratur bagi masyarakat ataukepedulian sosialnya belum terkabul seperti sumbangan bakal, lagi rajin aktifdalam acara masyarakat.

e.       SejahteraIII makin

Keluargayang sudah pernah dapat memenuhi hajat dasar, donatur psikologis lalu peluasan,lagi telah menemui memberikan sumbangan yg tertib bersama rajin rajin dalamkegiatan sosial maupun mempunyai kepedulian donatur yang mahal.

Bilal bin Rabah sadar bahagia mampu mempertahankan keimanannya meskipundalam syarat disiksa. Imam Abu Hanifah merasa cerah sekalipun harusdijebloskan ke penjara lalu dicambuk setiap hari, lantaran mengelakkan diangkatmenjadi hakim negeri. Para sahabat nabi, rela membiarkan dusun halamannyademi menjaga iman. Mereka bersinar. Hidup bersama keyakinan danmenjalankan itikad.

About Author