Majalah Fortune Indonesia Rilis Pemeringkatan Fortune Indonesia 100

Majalah Fortune Indonesia Rilis Pemeringkatan Fortune Indonesia 100

Fortune Indonesia: Berita Bisnis Terbaru adalah media bisnis terkemuka di dunia yang berfokus pada majalah, platform digital, dan juga konferensi. Fortune berhasil mempertahankan kualitas, akurasi, dan relevansi dari setiap informasinya berkat perspektif global, track record yang baik, dan visi yang benar.

Majalah Fortune Indonesia merilis pemeringkatan Fortune Indonesia 100 pada edisi kedua yang terbit pada 14 September 2021 lalu. Pemeringkatan Fortune Indonesia 100 disusun dengan melakukan telaah lebih dari 600 laporan keuangan perusahaan didalam negeri, baik terbuka ataupun tertutup pada tahun fiskal 2020.

Pemeringkatan Fortune Indonesia 100 tersebut ditetapkan tanpa adanya subjektivitas data, sesuai kinerja yang dilaporkan ke regulator, dan bukti sebuah perusahaan bagi para stakeholder-nya. Selanjutnya, Fortune Indonesia pun mengupas lebih dalam kisah dari perusahaan – perusahaan yang berhasil masuk daftar 100 perusahaan terbesar di Indonesia.

PT Gunung Raja Paksi (GRP) Tbk adalah salah satu perusahaan yang masuk kedalam daftar Fortune Indonesia 100. Industri baja swasta nasional tersebut menempati peringkat ke-85. Dengan peringkat tersebut, posisi GRP berada diatas perusahaan nasional terkemuka, seperti PT Uni-Charm Indonesia Tbk, PT Ciputra Development Tbk, PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk, dan PT Samudera Indonesia Tbk.

Untuk informasi lebih lengkap, simak fakta – fakta menarik dibawah ini terkait PT Gunung Raja Paksi yang masuk kedalam daftar Fortune Indonesia 100 :

  • GRP Bangga Berhasil Masuk Kedalam Fortune Indonesia 100

Presiden Direktur GRP, Abednedju Giovano Warani Sangkaeng menegaskan dalam keterangan tertulisnya bahwa, pihaknya tentu bangga dengan pencapaian tersebut. Masuknya GRP kedalam daftar Fortune Indonesia 100 adalah pencapaian positif perusahaan ditengah pandemi Covid-19.

Sangkeng berpendapat, pemeringkatan Fortune Indonesia 100 adalah hasil kerja keras perusahaan. Ditengah tekanan pandemi saat ini, justru mampu memperlihatkan kinerja keuangan yang sangat positif. Penilaian juga diambil berdasarkan pada laporan kinerja, dan GPR memang mampu menorehkan kinerja positif.

Menurut Sangkeng, kinerja positif tersebut tentu tidak terlepas dari efisiensi yang dilakukan perusahaan. Strategi tersebut, membuat perusahaan mampu meraup keuntungan meski penjualan menurun. Dibandingkan periode yang sama, penjualan bersih semester tahun 2021 tercatat USD297,04 atau lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu, yakni USD315,65.

Karena efisiensi jugalah beban pokok penjualan menurun tajam pula. Dari USD304,83 juta periode yang sama pada tahun sebelumnya, menjadi USD256,60 pada tahun 2021. Penurunan beban tersebut, menyebabkan laba bruto juga menjadi naik sebesar USD40,44 juta, dari USD10,82 juta pada tahun 2020.

  • Pemeringkatan Fortune Indonesia 100 Dapat Memunculkan Optimisme Ditengah Situasi Pandemi Saat Ini

Sementara itu, pakar ekonomi Universitas Indonesi, Profesor Sulastri Surono, menilai positif perusahaan yang berhasil masuk ke daftar pemeringkatan Fortune Indonesia 100. Menurutnya, pemeringkatan tersebut dapat memunculkan optimism ditengah situasi pandemi saat ini.

Menurut Sulastri, perusahaan – perusahaan yang masuk dalam daftar pemeringkatan tentu memiliki kinerja yang baik. Hal itu juga merupakan cermin dari optimisme suatu perusahaan, untuk mendorong perusahaan – perusahaan lain agar meningkatkan kinerjanya.

Sulastri pun tidak memungkiri, bahwa perusahaan – perusahaan yang masuk dalam daftar Fortune Indonesia 100, sudah menunjukkan daya saing ditengah badai pandemi. Dengan begitu, akan memunculkan juga optimisme bagi perusahaan lain ditengah kondisi saat ini. Menurut Sulastri, ada promosing dalam situasi seperti ini.

Disisi lain, CEO IDN Media, Winston Utomo berharap pemeringkatan Fortune Indonesia 100 ini dapat meningkatkan optimisme pihaknya pada keberlangsungam ekonomi di Indonesia. Disituasi sulit saat ini, ternyata tidak sedikit perusahaan yang berhasil untuk terus berkembang. Bahkan sebagian mampu membaca peluang dan memutuskan untuk melakukan perluasan.

About Author